Assallamuallaikum abang,
bang, postingan terakhir ayah cerita kan ya... kalau bunda sudah mulai ngantor..
dan abang sudah mulai sering dititip di rumah ambu..
nah, selama periode ini, konsumsi susu abang itu meningkaaat sekali bang...
yang biasanya satu botol 120 ml per 2 - 3 jam, sekarang ini bisa jedanya hanya 1 jam.
kuat benar abang minumnya, kita semua jadi terkejut, senang dan kaget...
Tapi... ada satu trend yang juga meningkat bang... ternyata abang justru lebih senang konsumsi susu dari botol susu dan justru menghindari DBF (direct breast feeding) ke bunda.
Ini ternyata kendala nak... ini yang dinamakan "bingung puting", semacam kondisi dimana seorang bayi jadi menghindari puting payudara bundanya dan lebih prefer untuk minum dari botol susu.
Kenapa hal ini terjadi, well karena pada periode usia dibawah 2 tahun, rangsangan seksual seorang bayi itu ada di mulutnya, ada semacam kenikmatan bagi bayi ketika memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya, dan ini bisa dilihat dimana hampir semua yang bisa digapai sama tangan abang, itu abang masukin ke mulut abang... mulai dari tangan abang, selimut, kain bedong, popok, handuk, tangan ayah, semua abang coba masukin ke mulut abang. dilema bagi ibu bekerja adalah... mereka tidak dapat selalu ada di samping anaknya ketika haus untuk melakukan breast feeding sehingga dalam case abang ini kita melakukan subtitusi dengan menggunakan botol susu.
Dan ini mengakibatkan abang menjadi adiksi terhadap botol susu, kenapa adiksi, karena minum dari botol susu itu jauh lebih mudah dibandingkan DBF, berdasarkan info yang diberikan bu dokter ketika ayah bunda konsul laktasi, otot yang digunakan ketika seorang bayi DBF itu jauh lebih banyak dibandingkan ketika mereka ngedot.
ternyata eh ternyata, dengan ngedot ini juga bang, berdampak besar baik untuk pertumbuhan fisik maupun mental abang...
kalau ayah coba bikin list singkatnya, kurang lebih seperti ini nak :
- otot2 yang seharusnya digunakan lebih banyak ketika dbf jadi tidak dilatih.
- penggunaan dot dapat berakibat pada rusaknya struktur gusi dan gigi
- berpotensi menghambat proses kemampuan abang untuk berbicara (turunan dari poin 1)
- berpotensi membuat abang jadi sulit ketika mpasi, karena sudah terbiasa untuk kenyang dengan minum susu
- menimbulkan kenikmatan semu bagi abang, contoh misalkan abang sebetulnya tidak lapar, hanya ingin main. tapi karena dikasih botol susu, abang langsung menikmati kegiatan ngedotnya sehingga jadi kaya sapi gelonggongan dikasi minum terus (lebar dong nanti anak ayah)
- kedepannya dapat berakibat pada pertumbuhan kepribadian abang yang kurang "fight"
- dengan kurangnya proses DBF antara abang dan bunda, maka bunda juga akan mengalami kesulitan dalam proses mengantarkan ASInya, ada 2 hormon berperan dalam proses menyusui (ayah lupa nama enzimnya) tapi yang satu berfungsi sebagai produksi ASI dan satu sebagai pengantar atau kurir ASI, DBF membantu rangsangan pertumbuhan enzim pengantar ASI ini sementara bila di pumping si kurir ini tidak akan bekerja. bila enzim kurir ini tidak bekerja dapat berakibat pada penumpukan dan pembengkakan payudara bunda. istilah penyakitnya itu mastitis nak... dan ini ngeriii... kalau sampai bengkak dan tersumbat harus dibedah... (aduuuh amit2 deh... malas operasi)
itu list singkatnya nak... nah dari sini, dianjurkan untuk melakukan proses RELAKTASI
mengenalkan kembali abang dengan proses menyusui ke bunda, dengan cara...
minimalisir penggunaan dot, seminimal mungkin... dan ini prosesnya nak...
SERUUU... pakai banget...
ini kaya orang lagi kecanduan akan sesuatu terus di stop...
sakau nak... kamu nangisnya kenceng bener setiap kamu haus, tapi mau gimana juga kita usahain kamu minum DBF atau menggunakan cup feeder atau spoon feeder.
2 hari kita coba, dengan denger kamu jejeritan... cranky minta botol... dengan drama air mata juga dari bunda kamu karena DBF dengan anak yang atraksi akrobat teriak-teriak itu gak mudah lhoh nak...
mungkin di benak kami hanya satu yang kami utamakan, "this is for your own good" jadi telen aja dulu semua pahitnya... reward will come later...
alhamdulillah, sudah 3 hari dicoba, sekarang bunda kamu udah kegirangan karena kamu lebih prefer minum dbf banding dari botol...
terima kasih ya nak... udah mau relaktasi yang tidak rileks ini sama kami...
kedepannya kami masih akan banyak sekali belajar hal baru terkait menjadi orang tua ini nak
sabar2 ya anakku sayang...
terima kasih sudah mau belajar bersama ayah bunda ya nak...
wassallamuallaikum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar