Jumat, 29 November 2024

#33 Hallo Juga Adik

 Assallamuallaikum Abang,


Assallamuallaikum juga adik...


postingan ini ayah tulis di tanggal 29 november, bertepatan dengan hari lahirnya bunda.

postingan pertama ayah yang juga menyapa adik via blogpost ini, maaf ya dik... adik sudah mau masuk bulan ke 8 di kandungan bunda ayah baru mulai menyapa adik. kalau dulu seingat ayah, ketika abang itu baru di trimester pertama ayah sudah menyusun blogpost ini.

update sedikit, saat ini abang sudah memasuki usia toodler niy nak... istilahnya di masa sekarang ini adalah three nagers... seru deh nak... sifat otonomi abang sudah muncul, semua hal ingin abang lakukan sendiri. seringkali ungkapan "ayah, lihat abang!", "Bunda, lihat abang!" bergaung di seluruh penjuru rumah sambil abang melakukan beragam aktivitas fisik.

selain itu juga, ayah bunda perhatikan sikap protektif abang muncul kuat sekali nak, ikut khawatir ketika bunda kram, selalu bertanya tentang keadaan adik, dan selalu semangat ketika waktunya bunda minum suplemen vitamin di malam hari.

 anak2 ayah...

ketika nanti kalian baca ini, ayah nitip ya... tolong di peluk dan sayang bundanya...

ada satu ayat di alquran, surat al-ahqaaf : 15


وَوَصَّيۡنَا الۡاِنۡسَانَ بِوَالِدَيۡهِ اِحۡسَانًا​ ؕ حَمَلَـتۡهُ اُمُّهٗ كُرۡهًا وَّوَضَعَتۡهُ كُرۡهًا​ ؕ وَحَمۡلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰـثُوۡنَ شَهۡرًا​ ؕ حَتّٰٓى اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرۡبَعِيۡنَ سَنَةً  ۙ قَالَ رَبِّ اَوۡزِعۡنِىۡۤ اَنۡ اَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ الَّتِىۡۤ اَنۡعَمۡتَ عَلَىَّ وَعَلٰى وَالِدَىَّ وَاَنۡ اَعۡمَلَ صَالِحًا تَرۡضٰٮهُ وَاَصۡلِحۡ لِىۡ فِىۡ ذُرِّيَّتِىۡ ؕۚ اِنِّىۡ تُبۡتُ اِلَيۡكَ وَاِنِّىۡ مِنَ الۡمُسۡلِمِيۡنَ‏ 

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.”” (Qs. Al-Ahqaaf : 15)


"ibunya mengandungnya dengan susah payah," 

coba niy abang dan adik bayangin, dulu bunda mengandung abang ketika era covid dimana semua di karantina, tapi bunda tetap beraktivitas kantor. dan ketika sedang mengandung adik niy.. bunda masih wara wiri bolak balik naik motor, naik kereta, tiap hari berjibaku dengan kemacetan jalanan jakarta - depok.

sekarang ketika sedang mengandung adik, bunda juga harus berjibaku dengan menyediakan waktu untuk abang, ketika bunda sudah letih dan ingin istirahat, tapi juga tetap berusaha untuk menyenangkan hati abang yang ingin bermain dengan bunda di malam hari.

"melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan"

Waktu abang akan dilahirkan itu nak, seperti tadi ayah bilang adalah era covid, dimana semua dikarantina, jadi ketika itu hampir setiap minggu ayah dan bunda harus swab test, memastikan tetap negatif dari covid. kita harus menyiapkan berbagai proses administrasi agar dapat berjalan proses operasinya.

kemudian proses merawat abang, memberi ASI dan juga menyapih abang sampai dengan abang usia 2 tahun. Sungguh suatu hal yang menantang untuk kita sekeluarga ditambah lagi selama prosesnya ada drama gonta ganti ART yang menambah dinamika tantangan kita.

"sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdo’a: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri ni’mat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai. berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku"

Ayah berdoa, agar bunda diberi nikmat kesehatan, kekuatan, keberkahan oleh Allah s.w.t agar nanti ketika abang dan adik menginjak usia dewasa masih dapat bersenda gurau, curhat dan berdiskusi dan merasakan kehadiran bunda di tengah2 kalian.

Tambahan request ayah ya nak, di usia berapapun kalian membaca tulisan ini, ayah titip ya...

sampaikan peluk dan sayang ke bunda kalian. karena dia bidadari surga kalian...


wassallamuallaikum abang dan adik


love ayah


#37 Belajar Sambil Jalan

 Assallamuallaikum abang, apa kabar nak? sudah lama ya gak update blog ini... dinamika nya lagi seru banget nak sejak ada adik di rumah.... ...